TUGAS

1. Sebutkan perbandingan antara koloid dan suspensi!

2. jelaskan sifat-sifat koloid berikut!

a. Adorpsi
b. Efek Tyndall

3. Jelaskan alasan mengapa di dalam gedung bioskop dilarang merokok!


4. Bagaiman proses sabun atau detergen dalam membersihkan kotoran?


5. Sebutkan cara pembuatan koloid dengan cara:

a. Kondensasi
b. Dispersi

7 komentar:

  1. 1. a. Koloid
    * Campurannya tampak homogen
    * Stabil
    * Due fase
    b. Suspensi
    * Bentuk csmpuran heterogen
    * Stabil
    * Dua fase

    2. a. Adsorpsi: Sifat koloid yang dapat menyerap molekulatau ion lain
    b. Efek Tyndall: Sifat koloid yang dapat menghamburkan cahaya

    3. Asap rokok merupakan koloid yang dapat menghamburkan cahaya sehingga berkas cahaya dapat diamati.

    4. Molekul detergen memiliki gugus kepala yang bersifat polar dan hidrofil dan gugus ekor bersifat nonpolar dan hidrofob. Bila sabun dilarutkan dalam air, bagian kepala akan menghadap air dan bagian ekor akan menghadap ke dalam mengelilingi dan mengikat pengotor.

    5. a. Cara kondensasi melalui:
    1. Reaksi redoks
    2. Reaksi hidrolisis
    3. Dekomposisi rangkap
    4. Penjenuhan pelarut
    b. Cara dispersi
    1. Cara mekanik

    BalasHapus
  2. saya akan mencoba menjawab soal-soal yang ibu berikan .
    1. Koloid (Dispersi Koloid)
    Secara makroskopis bersifat homogen jika diamati dengan mikroskop ultra.
    Partikel berdimensi antara 1 nm sampai 100 nm.
    Dua fase.
    Pada umumnya stabil.
    Tidak dapat disaring, kecuali dengan penyaringan ultra.
    Contoh:
    Sabun, susu, santan, jeli, selai, mentega, dan mayones.
    Suspensi (Dispersi Kasar)
    Heterogen
    Salah satu atau semua dimensi partikelnya lebih besar dari 100 nm.
    Dua fase.
    Tidak stabil.
    Dapat disaring.
    Contoh:
    Air sungai yang keruh, campuran air dengan pasir, campuran air dengan kopi, dan campuran minyak dengan air.

    2. A. Adsorpsi --> peristiwa penyerapan suatu zat pada permukaan zat lain
    B.Efek Tyndall ialah gejala penghamburan berkas sinar (cahaya) oleh partikel-partikel koloid.

    3. Pada saat menonton film di bioskop dilarang merokok karena dapat mencemari udara disekitarnya, dan asap merupakan system koloid zat padat dalam medium pendispersi gas (udara)yang dapat menghamburkan cahaya sehingga berkas cahaya dapat diamati.

    4. Molekul detergen memiliki gugus kepala yang bersifat polar dan hidrofil dan gugus ekor bersifat nonpolar dan hidrofob. Bila sabun dilarutkan dalam air, bagian kepala akan menghadap air dan bagian ekor akan menghadap ke dalam mengelilingi dan mengikat pengotor.

    5. a. Cara kondensasi melalui:
    1. Reaksi redoks
    2. Reaksi hidrolisis
    3. Dekomposisi rangkap
    4. Penjenuhan pelarut
    b. Cara dispersi
    1. Cara mekanik

    BalasHapus
  3. saya akan mencoba menjawab soal-soal yang ibu berikan .
    1. Koloid (Dispersi Koloid)
    Secara makroskopis bersifat homogen jika diamati dengan mikroskop ultra.
    Partikel berdimensi antara 1 nm sampai 100 nm.
    Dua fase.
    Pada umumnya stabil.
    Tidak dapat disaring, kecuali dengan penyaringan ultra.
    Contoh:
    Sabun, susu, santan, jeli, selai, mentega, dan mayones.
    Suspensi (Dispersi Kasar)
    Heterogen
    Salah satu atau semua dimensi partikelnya lebih besar dari 100 nm.
    Dua fase.
    Tidak stabil.
    Dapat disaring.
    Contoh:
    Air sungai yang keruh, campuran air dengan pasir, campuran air dengan kopi, dan campuran minyak dengan air.

    2. A. Adsorpsi --> peristiwa penyerapan suatu zat pada permukaan zat lain
    B.Efek Tyndall ialah gejala penghamburan berkas sinar (cahaya) oleh partikel-partikel koloid.

    3. Pada saat menonton film di bioskop dilarang merokok karena dapat mencemari udara disekitarnya, dan asap merupakan system koloid zat padat dalam medium pendispersi gas (udara)yang dapat menghamburkan cahaya sehingga berkas cahaya dapat diamati.

    4. Molekul detergen memiliki gugus kepala yang bersifat polar dan hidrofil dan gugus ekor bersifat nonpolar dan hidrofob. Bila sabun dilarutkan dalam air, bagian kepala akan menghadap air dan bagian ekor akan menghadap ke dalam mengelilingi dan mengikat pengotor.

    5. a. Cara kondensasi melalui:
    1. Reaksi redoks
    2. Reaksi hidrolisis
    3. Dekomposisi rangkap
    4. Penjenuhan pelarut
    b. Cara dispersi
    1. Cara mekanik

    BalasHapus
  4. 1. a. Koloid
    * Campurannya tampak homogen
    * Stabil
    * Due fase
    b. Suspensi
    * Bentuk csmpuran heterogen
    * Stabil
    * Dua fase

    2. a. Adsorpsi: Sifat koloid yang dapat menyerap molekulatau ion lain
    b. Efek Tyndall: Sifat koloid yang dapat menghamburkan cahaya

    3. Asap rokok merupakan koloid yang dapat menghamburkan cahaya sehingga berkas cahaya dapat diamati.

    4. Molekul detergen memiliki gugus kepala yang bersifat polar dan hidrofil dan gugus ekor bersifat nonpolar dan hidrofob. Bila sabun dilarutkan dalam air, bagian kepala akan menghadap air dan bagian ekor akan menghadap ke dalam mengelilingi dan mengikat pengotor.

    5. a. Cara kondensasi melalui:
    1. Reaksi redoks
    2. Reaksi hidrolisis
    3. Dekomposisi rangkap
    4. Penjenuhan pelarut
    b. Cara dispersi
    1. Cara mekanik

    BalasHapus
  5. 1. a. Koloid
    -Campurannya tampak homogen
    -Stabil
    -Due fase
    b. Suspensi
    - Bentuk csmpuran heterogen
    - Stabil
    - Dua fase

    2. A. Adsorpsi adalah peristiwa penyerapan suatu zat pada permukaan zat lain
    B.Efek Tyndall adalah gejala penghamburan berkas sinar (cahaya) oleh partikel-partikel koloid.

    3. Pada saat menonton film di bioskop dilarang merokok karena dapat mencemari udara disekitarnya, dan asap merupakan system koloid zat padat dalam medium pendispersi gas (udara)yang dapat menghamburkan cahaya sehingga berkas cahaya dapat diamati.

    4. Molekul detergen memiliki gugus kepala yang bersifat polar dan hidrofil dan gugus ekor bersifat nonpolar dan hidrofob. Bila sabun dilarutkan dalam air, bagian kepala akan menghadap air dan bagian ekor akan menghadap ke dalam mengelilingi dan mengikat pengotor.

    5. a. Cara kondensasi melalui:
    - Reaksi redoks
    - Reaksi hidrolisis
    - Dekomposisi rangkap
    - Penjenuhan pelarut
    b. Cara dispersi
    - Cara mekanik

    BalasHapus
  6. Assalamualaikum buk guru, saya hadir buk guru, maaf telat ya buk untuk hari ini insyallah tidak diulangi lagi telatnya.

    1. a. Koloid
    * Campurannya tampak homogen
    * Stabil
    * Due fase
    b. Suspensi
    * Bentuk csmpuran heterogen
    * Stabil
    * Dua fase

    2. a. Adsorpsi: Sifat koloid yang dapat menyerap molekulatau ion lain
    b. Efek Tyndall: Sifat koloid yang dapat menghamburkan cahaya

    3. Asap rokok merupakan koloid yang dapat menghamburkan cahaya sehingga berkas cahaya dapat diamati.

    4. Molekul detergen memiliki gugus kepala yang bersifat polar dan hidrofil dan gugus ekor bersifat nonpolar dan hidrofob. Bila sabun dilarutkan dalam air, bagian kepala akan menghadap air dan bagian ekor akan menghadap ke dalam mengelilingi dan mengikat pengotor.

    5. a. Cara kondensasi melalui:
    1. Reaksi redoks
    2. Reaksi hidrolisis
    3. Dekomposisi rangkap
    4. Penjenuhan pelarut
    b. Cara dispersi
    1. Cara mekanik

    BalasHapus
  7. baiklaha saya akan menjawab soalnya buk
    1. a. Koloid
    -Campurannya tampak homogen
    -Stabil
    -Due fase
    b. Suspensi
    - Bentuk csmpuran heterogen
    - Stabil
    - Dua fase
    2. A. Adsorpsi --> peristiwa penyerapan suatu zat pada permukaan zat lain
    B.Efek Tyndall ialah gejala penghamburan berkas sinar (cahaya) oleh partikel-partikel koloid.
    3. Pada saat menonton film di bioskop dilarang merokok karena dapat mencemari udara disekitarnya, dan asap merupakan system koloid zat padat dalam medium pendispersi gas (udara)yang dapat menghamburkan cahaya sehingga berkas cahaya dapat diamati.
    4. Molekul detergen memiliki gugus kepala yang bersifat polar dan hidrofil dan gugus ekor bersifat nonpolar dan hidrofob. Bila sabun dilarutkan dalam air, bagian kepala akan menghadap air dan bagian ekor akan menghadap ke dalam mengelilingi dan mengikat pengotor.
    5. a. Cara kondensasi melalui:
    1. Reaksi redoks
    2. Reaksi hidrolisis
    3. Dekomposisi rangkap
    4. Penjenuhan pelarut
    b. Cara dispersi
    1. Cara mekanik

    BalasHapus